1
Menjadi musyafir sepanjang pesisir
menerka amuk laut utara
menarikan cinta, amis ikan dan lumpur tambak
berlumur cahaya. Nafas daun tersirat
2
Menguyur keringat, wangi perjalanan
menangkap ketam, kijing dan tiram-tiram
melantunkan suluk angin, merapat
ke teluk ngembara, ke muara penuh cinta,
sungai ku sangsai. Tambak juga kolam-kolam
merawat ketat masa berkabung
3
Seperti terompah, mencipta perahu
dengan dayung di kanan kiri malam
jubah, baju dan koran-koran jadi layar berkibar
melaju terang, menenggelamkan kelam
4
Sepanjang jalanan pasir, jiwa berbisik langsir
lumpur hitam jadi tumbuh berjalan
berenang menyebrangi banyak kemungkinan
menjadi musyafir darah pun, berzikir
5
fikirku menembus badai terjungkir
berdayung singgung, karier terhuyung
mengarungi pantai. jiwa limbung jarak terpasung
menepi lah aku di antara bianglala samarasamir.
10
Pages
Musyafir
Jumat, 08 Oktober 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
http://static1.freebitco.in/banners/468x60-3.png
Top Post
Arsip
Gurit Dermayon

0 komentar:
Posting Komentar